PENTINGNYA PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA
Oleh : Abdul Fatah
Keberhasilan
sebuah perusahaan bukan hanya tergantung dari permodalan secara riil
yaitu berbentuk uang, namun ada hal penting lain yang juga berpengaruh
adalah SDM yang ada dalam perusahaan tersebut.
Membicarakan SDM, tentu tidak terlepas dari peranan manajemen SDM
(MSDM) yang memiliki tugas mengelola SDM yang bersangkutan. Dimana
sumber daya yang dimiliki harus benar-benar menjadi aset yang mempunyai
loyalitas tinggi terhadap perusahaan, memiliki profesionalitas yang
terdepan serta prestasi yang dapat diandalkan untuk mencapai tujuan yang
telah ditetapkan oleh perusahaan.
Apa
saja yang mesti dilakukan oleh jajaran manajemen SDM untuk menciptakan
SDM yang handal, lalu bagaimana hubungan kinerja MSDM dengan training,
coashing dan motivation.
Kemampuan
perusahaan untuk berdaya saing tinggi adalah kunci bagi tercapainya
kemajuan dan keberhasilan perusahaan. Daya saing yang tinggi, akan
menjadikan perusahaan siap menghadapi tantangan-tantangan globalisasi
dan mampu memanfaatkan peluang yang ada. Untuk memperkuat daya saing
perusahaan, pengembangan perusahaan dalam jangka panjang diarahkan
untuk,
a) Mengedepankan pembangunan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing.
b) Memperkuat
produk unggulan di setiap unit kerja untuk menuju keunggulan kompetitif
dengan membangun keterkaitan sistem produksi, distribusi, dan pelayanan
di dalam perusahaan.
c) Meningkatkan penguasaan, pemanfaatan, dan penciptaan pengetahuan
d) Membangun peralatan produksi yang maju dan canggih
e) Melakukan reformasi manajemen administrasi secara sistematis dan terintegrasi.
Dalam
era globalisasi saat ini sangat diperlukan sumber daya manusia yang
bermutu karena maju mundurnya suatu perusahaan sangat tergantung pada
kualitas sumber daya manusianya. Semakin baik kualitas sumber daya
manusia suatu perusahaan maka semakin tinggi daya saing perusahaan
tersebut terhadap perusahaan lainnya. Perusahaan harus memperhatikan
program training jika tidak ingin kehilangan karyawan yang handal,
cerdas dan memiliki integritas pada perusahaannya. Training merupakan
hal yang sangat penting untuk menjamin perkembangan dan kelangsungan
perusahaan dan merupakan faktor pendukung yang memegang peranan penting
di segala sektor. training adalah usaha sadar untuk menyiapkan karyawan
melalui kegiatan praktek lapang, ujicoba pengembangan trobosan, dan
outbond yang diharapkan akan memberi kesehimbangan berpikir dan
bertindak secara tim. Training dianggap sebagai mekanisme dalam
mengembangkan keahlian dan pengetahuan manusia.
Selain mempelajari konsep secara teoretis yang masuk dalam ranah kognitif
berupa pengetahuan, peserta training diharapkan juga untuk bisa
mendapatkan perubahan sikap dan keterampilan yang dimilikinya.
Perubahan-perubahan perilaku tersebut mungkin terjadi, karena dalam
training setiap peserta diberi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman
langsung dari simulasi-simulasi yang disiapkan. Dari simulasi praktek
ini, peserta training diminta untuk merumuskan pengalamannya ke dalam
konsep pengetahuan, sikap dan ketrampilan. Pada awal sesi, peserta
diberikan pretest untuk melihat kemampuan awal mengenai dasar-dasar soft competency. Di akhir sesi peserta diberikan posttest yang berisi hal yang sama dengan pretest. Gambaran efektifitas training akan didapatkan dari pembandingan hasil pretest dan posttest yang telah di kerjakan para peserta. Baik dalam pretest maupun posttest akan dilakukan pengambilan data mengenai ketrampilan apa saja yang telah dikuasai peserta.
Mengelola
Sumber Daya Manusia dalam perusahaan sangatlah penting. Dimana SDM
sangat dibutuhkan dalam suatu perusahaan untuk sebuah kemajuan
perusahaan tersebut. Sumber daya manusia dalam suatu perusahaan
merupakan penentu yang sangat penting bagi keefektifan berjalannya
kegiatan di dalam organisasi. Keberhasilan dan kinerja seseorang dalam
suatu bidang pekerjaan banyak ditentukan oleh tingkat kompetensi,
profesionalisme dan juga komitmennya terhadap bidang pekerjaan yang
ditekuninya. Sebuah perusahaan dituntut untuk mampu meningkatkan
kualitas sumber daya manusia yang ada. Kualitas sumber daya manusia
banyak ditentukan oleh sejauh mana sistem yang ada di perusahaan mampu
menunjang dan memuaskan keinginan baik dari pegawai maupun dari
perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan dituntut memiliki komitmen
saling mendukung tercapainya baik tujuan perusahaan maupun tujuan
pribadi. Adapun komitmen perusahaan terhadap para pegawai dapat
diwujudkan dengan membuat aturan dan prosedur yang tertulis, memilih
manajer yang baik dan tepat, memperjelas visi dan misi perusahaan dan
membentuk tradisi atau budaya perusahaan. Di samping itu perusahaan
memiliki komitmen untuk mendukung perkembangan pegawainya yaitu dengan
memberikan kesempatan untuk mengaktualisasikan diri, memberikan
pekerjaan yang menantang, memajukan dan memberdayakan anggota organisasi
serta mempromosikannya. Komitmen organisasi dapat tercipta jika
organisasi/perusahaan memberi dorongan, respek, menghargai kontribusi
dan memberi apresiasi bagi individu dalam pekerjaannya.
Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pendayagunaan SDM.
Pendayagunaan
SDM akan berlangsung efektif dan efisien karena Perencanaan SDM harus
dimulai dengan kegiatan pengaturan kembali atau penempatan ulang
(restaffing/replacement) SDM yang dimiliki. Penempatan ulang dimaksudkan
agar setiap dan semua SDM yang dimiliki bekerja pada jabatan atau
pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya. Dengan kata lain setiap
jabatan/pekerjaan dilaksanakan oleh SDM yang kualifaid, yang dapat
memberikan kontribusi maksimal pada pencapaian tujuan
organisasi/perusahaan.
Kristiadi
(1994) mengemukakan, peningkatan kualitas SDM juga merupakan tuntutan
yang tumbuh sebagai akibat perkembangan pembangunan yang makin cepat dan
komplek. Perkembangan ekonomi, industrialisasi, arus informasi, dan
perkembangan iptek yang pesat makin membuat kualitas SDM sangat
dibutuhkan. Pemerintah Indonesia telah menetapkan pembangunanSDM melalui
empat jalur kebijaksanaan yaitu:
- Peningkatan kualitas hidup yang meliputi kualitas manusia seperti jasmani, rohani maupun kualitas kehidupan
- Peningkatan kualitas SDM yang produktif dan upaya penyebarannya
- Peningkatan SDM yang berkembang dalam memanfaatkan, mengembangkan, dan penguasaan iptek.
- Pengembangan pranata yang meliputi kelembagaan dan perangkat yang mendukung peningkatan kualitas SDM
Peningkatan
kualitas SDM ini dilakukan dengan menambah program-program kepelatihan
kepada seluruh karyawan yang ada. Dengan adanya program pelatihan
karyawan di dalam training center maka perusahaan akan menghasilkan SDM
kompeten yang sesuai dengan kebutuhan industri dan berdampak terhadap
peningkatan produktivitas tenaga kerja di Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar