Selasa, 06 Oktober 2015

Pengelolaan SDM

PENTINGNYA PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA
Oleh : Abdul Fatah
Keberhasilan sebuah perusahaan bukan hanya tergantung dari permodalan secara riil yaitu berbentuk uang, namun ada hal penting lain yang juga berpengaruh adalah SDM yang ada dalam perusahaan tersebut.
            Membicarakan SDM, tentu tidak terlepas dari peranan manajemen SDM (MSDM) yang memiliki tugas mengelola SDM yang bersangkutan. Dimana sumber daya yang dimiliki harus benar-benar menjadi aset yang mempunyai loyalitas tinggi terhadap perusahaan, memiliki profesionalitas yang terdepan serta prestasi yang dapat diandalkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Apa saja yang mesti dilakukan oleh jajaran manajemen SDM untuk menciptakan SDM yang handal, lalu bagaimana hubungan kinerja MSDM dengan training, coashing dan motivation.
Kemampuan perusahaan untuk berdaya saing tinggi adalah kunci bagi tercapainya kemajuan dan keberhasilan perusahaan. Daya saing yang tinggi, akan menjadikan perusahaan siap menghadapi tantangan-tantangan globalisasi dan mampu memanfaatkan peluang yang ada. Untuk memperkuat daya saing perusahaan, pengembangan perusahaan dalam jangka panjang diarahkan untuk,
a)      Mengedepankan pembangunan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing.
b)      Memperkuat produk unggulan di setiap unit kerja untuk menuju keunggulan kompetitif dengan membangun keterkaitan sistem produksi, distribusi, dan pelayanan di dalam perusahaan.
c)      Meningkatkan penguasaan, pemanfaatan, dan penciptaan pengetahuan
d)     Membangun peralatan produksi yang maju dan canggih
e)      Melakukan reformasi manajemen administrasi secara sistematis dan terintegrasi.
Dalam era globalisasi saat ini sangat diperlukan sumber daya manusia yang bermutu karena maju mundurnya suatu perusahaan sangat tergantung pada kualitas sumber daya manusianya. Semakin baik kualitas sumber daya manusia suatu perusahaan maka semakin tinggi daya saing perusahaan tersebut terhadap perusahaan lainnya. Perusahaan harus memperhatikan program training  jika tidak ingin kehilangan karyawan yang handal, cerdas dan memiliki integritas pada perusahaannya. Training merupakan hal yang sangat penting untuk menjamin perkembangan dan kelangsungan perusahaan dan merupakan faktor pendukung yang memegang peranan penting di segala sektor. training adalah usaha sadar untuk menyiapkan karyawan melalui kegiatan praktek lapang, ujicoba pengembangan trobosan, dan outbond yang diharapkan akan memberi kesehimbangan berpikir dan bertindak secara tim. Training dianggap sebagai mekanisme dalam mengembangkan keahlian dan pengetahuan manusia.
Selain mempelajari konsep secara teoretis yang masuk dalam ranah kognitif berupa pengetahuan, peserta training diharapkan juga untuk bisa mendapatkan perubahan sikap dan keterampilan yang dimilikinya. Perubahan-perubahan perilaku tersebut mungkin terjadi, karena dalam training setiap peserta diberi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman langsung dari simulasi-simulasi yang disiapkan. Dari simulasi praktek ini, peserta training diminta untuk merumuskan pengalamannya ke dalam konsep pengetahuan, sikap dan ketrampilan. Pada awal sesi, peserta diberikan pretest untuk melihat kemampuan awal mengenai dasar-dasar soft competency. Di akhir sesi peserta diberikan posttest yang berisi hal yang sama dengan pretest. Gambaran efektifitas training akan didapatkan dari pembandingan hasil pretest dan posttest yang telah di kerjakan para peserta. Baik dalam pretest maupun posttest akan dilakukan pengambilan data mengenai ketrampilan apa saja yang telah dikuasai peserta.
Mengelola Sumber Daya Manusia dalam perusahaan sangatlah penting. Dimana SDM sangat dibutuhkan dalam suatu perusahaan untuk sebuah kemajuan perusahaan tersebut. Sumber daya manusia dalam suatu perusahaan merupakan penentu yang sangat penting bagi keefektifan berjalannya kegiatan di dalam organisasi. Keberhasilan dan kinerja seseorang dalam suatu bidang pekerjaan banyak ditentukan oleh tingkat kompetensi, profesionalisme dan juga komitmennya terhadap bidang pekerjaan yang ditekuninya. Sebuah perusahaan dituntut untuk mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada. Kualitas sumber daya manusia banyak ditentukan oleh sejauh mana sistem yang ada di perusahaan mampu menunjang dan memuaskan keinginan baik dari pegawai maupun dari perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan dituntut memiliki komitmen saling mendukung tercapainya baik tujuan perusahaan maupun tujuan pribadi. Adapun komitmen perusahaan terhadap para pegawai dapat diwujudkan dengan membuat aturan dan prosedur yang tertulis, memilih manajer yang baik dan tepat, memperjelas visi dan misi perusahaan dan membentuk tradisi atau budaya perusahaan. Di samping itu perusahaan memiliki komitmen untuk mendukung perkembangan pegawainya yaitu dengan memberikan kesempatan untuk mengaktualisasikan diri, memberikan pekerjaan yang menantang, memajukan dan memberdayakan anggota organisasi serta mempromosikannya. Komitmen organisasi dapat tercipta jika organisasi/perusahaan memberi dorongan, respek, menghargai kontribusi dan memberi apresiasi bagi individu dalam pekerjaannya.

Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pendayagunaan SDM.
Pendayagunaan SDM akan berlangsung efektif dan efisien karena Perencanaan SDM harus dimulai dengan kegiatan pengaturan kembali atau penempatan ulang (restaffing/replacement) SDM yang dimiliki. Penempatan ulang dimaksudkan agar setiap dan semua SDM yang dimiliki bekerja pada jabatan atau pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya. Dengan kata lain setiap jabatan/pekerjaan dilaksanakan oleh SDM yang kualifaid, yang dapat memberikan kontribusi maksimal pada pencapaian tujuan organisasi/perusahaan.
Kristiadi (1994) mengemukakan, peningkatan kualitas SDM juga merupakan tuntutan yang tumbuh sebagai akibat perkembangan pembangunan yang makin cepat dan komplek. Perkembangan ekonomi, industrialisasi, arus informasi, dan perkembangan iptek yang pesat makin membuat kualitas SDM sangat dibutuhkan. Pemerintah Indonesia telah menetapkan pembangunanSDM melalui empat jalur kebijaksanaan yaitu:
  1. Peningkatan kualitas hidup yang meliputi kualitas manusia seperti jasmani, rohani maupun kualitas kehidupan
  2. Peningkatan kualitas SDM yang produktif dan upaya penyebarannya
  3. Peningkatan SDM yang berkembang dalam memanfaatkan, mengembangkan, dan penguasaan iptek.
  4. Pengembangan pranata yang meliputi kelembagaan dan perangkat yang mendukung peningkatan kualitas SDM
Peningkatan kualitas SDM ini dilakukan dengan menambah program-program kepelatihan kepada seluruh karyawan yang ada. Dengan adanya program pelatihan karyawan di dalam training center maka perusahaan akan menghasilkan SDM kompeten yang sesuai dengan kebutuhan industri dan berdampak terhadap peningkatan produktivitas tenaga kerja di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar